Kemampuanmu hanya sebesar jaroh, maka bergaullah!!


Kemampuanmu hanya sebesar jaroh, maka bergaullah!!

Assalamu'alaikum Sahabat, makan-makan di cafe, belanja sana-sini, jalan-jalan bareng temen adalah beberapa aktivitas remaja. Memang kenyakan tanggapan tentang remaja adalah negative, biasanya orang akan mengingat 1 kesalahan dibandikan 1000 kebaikan.

Remaja merupakan salah satu masa dalam kehidupan, dimana mereka belajar ingin mencoba segala sesuatu dengan titik akhir menemukan jati diri. Tapi hati-hati dengan arus yang salah pergaulan, bisa-bisa bukan jatidiri yang dicari.

Berinteraksi sesama manusia merupakan hal yang seharusnya manusia lakukan, tanpa berinteraksi justru akan mempersulit diri sendiri. Bergaul bagi remaja sangat dianjurkan tapi hendaklah kita pandai-pandai dalam memilih teman sepergaulan, bisa jadi diri kita masih labil dalam bergaul.

Masa SMP biasanya awal ingin mengenal segalanya, guru bahasa indonesia anaa waktu MTs dulu pernah bilang ketika beliau melihat kegiatan ekstrakulikuler PMR, beliau membandingkan jumlah anggota laki-laki dan perempuan. Ternyata lebih banyak perempuan begitupun di ekstrakulikuler yang lain kebanyakan perempuan, perempuan ketika mendudukki masa SMP dia seakan-akan dewasa dan berani bertanggung jawab, jauh beda dengan laki-laki mereka masih senang seperti saat Sekolah Dasar kemarin. Tapi lihatlah nanti ketika mereka menginjak bangku SMA, laki-laki akan bersikap dewasa malah lebih bertanggungjawab dari perempuan yang kemarin SMP baru dewasa, dan bagi perempuan di SMA rata-rata kedewasaan mereka memudar karena pergaulan, karena mulai merasakan apa itu perasaan, tertariknya kepada lawan jenis, mulai merasakan pacaran.

Bergaul akan menjadikan solidaritas yang tinggi sesama teman sepergaulan, saling tolong-menolong, saling menasehati, saling bertukar pendapat bisa kita lakukan dengan bergaul. Tapi bagi mereka yang enggan bergaul, jangan pernah merasa diri sendiri mampu mengerjakan segalanya tanpa oranglain, besok kalau meninggal siapa yang bungkuskan kain kapan ke badanmu? Siapa yang menguburkanmu? Memandikanmu? Menyolatkanmu? Mau di kerjakan sendiri? Astagfirullohaladzim, para pendosapun membutuhkan teman dalam berbuat dosa.

Jangan pernah merasa diri paling benar dalam segala hal, jangan pernah merasa bisa tanpa yang lain. Ingatlah takan ada ayah tanpa anak, Bergaulah sesuai syariat agama, mana yang lebih banyak maslahatnya hayo diteruskan dan mana yang banyak madaratnya coba ditinggalkan walaupun sedikit demi sedikit.

"Cobalah, niscaya mengetahui"
Salam Muslimah Sejati^_^

Wassalamu'alaikum


By; Luthfi Salma Gozali

Komentar