Jangan gadaikan agama demi cinta!



Assalamu'alaikum Sahabat, setiap manusia yang hidup pasti mempunyai kepercayaan dan keyakinan yang dianut, dengan kata lain disebut dengan Agama. Agama merupakan sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Tak ada paksaan dalam memilih agama apalagi dalam agama islam
Firman Allah SWT;
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.” (QS. Al Baqarah: 256)
   
Mendakwahi orang kafir untuk masuk Islam, hukumnya fardhu kifayah, artinya jika sebagian sudah mendakwahi mereka maka yang lain gugur kewajibannya. Karena mendakwahi mereka berarti telah mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya. Hal ini bisa dilakukan dengan menjenguk mereka ketika sakit, sebagaimana pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika menjenguk anak kecil Yahudi untuk diajak masuk Islam. Akhirnya ia pun masuk Islam.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu‘anhu-, ia berkata,
“Dulu pernah ada seorang anak kecil Yahudi yang mengabdi pada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, lalu suatu saat ia sakit. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam lantas menjenguknya. Beliau duduk di dekat kepalanya, lalu beliau mengatakan,”Masuklah Islam.”Kemudian anak kecil itu melihat ayahnya yang berada di sisinya. Lalu ayahnya mengatakan, “Taatilah Abal Qosim (yaitu Rasulullah) shallallahu’alaihi wa sallam-“. Akhirnya anak Yahudi tersebut masuk Islam. Kemudian Nabi shallallahu alaihi wa sallam keluar dari rumahnya dan berkata, Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan anak tersebut dari siksa neraka. (HR. Bukhari no. 1356)

Walau boleh mendakwahi, namun haram memaksa orang Yahudi, Nashrani dan kafir lainnya untuk masuk Islam. Kadang orang yang kekeh suka jadi memaksa, namun apaboleh buat jika Allah tak memberikan hidayah sekuat apapun dia takan masuk islam.

Agama kadang tak menjadi yang utama bagi mereka yang hanya menjadi agama turunan, akibatnya mereka kurang memahami apa itu agamanya sendiri, sehingga banyak dampak yang terjadi, diantaranya berpacaran dengan umat lain. Kejadian itu timbul akibat orang tidak mau belajar mengaji dan menutut ilmu agama, padahal masalah pengajian pada dewasa ini sangat diperhatikan, bahkan dianjurkan oleh pemerintah. Cinta adalah sesuatu yang fitrah bagi manusia, memang semua berawal dari cinta. Tapi janganlah kamu lari meninggalkan agamamu demi cinta. Naudzubillahimindzalik, agama bukan sesuatu yang bisa digadaikan apalagi dipermainkan. Ketika kata murtad menghampiri segeralah kau bersyahadat kembali.
Dalam kitab Sulamut Taufiq, dijelaskan bahwa setiap muslim wajib memelihara keislamannya dan menjaganya dari hal-hal yang merusak, membatalkan dan memutuskannya, yaitu; murtad. Juga wajib memohon perlindungan kepada Allah Swt.

Murtad lebih jelek dari pada kufur, sebab orang murtad itu telah mengetahui islam dan mengamalkannya, lalu ia keluar islam. Semua amal baik orang murtad itu menjadi lebur, apabila tidak segera kembali kepada islam dengan mengucapkan dua kalimah syahadat serta bertobat dengan sungguh-sungguh (nasuha).

Untuk itu kita sebagai generasi muda, marilah mempelajari agama lebih dalam dan memahami arti dari agama itu sendiri agar kelak kita tak tersesat dalam kekufuran dan ke murtadan.

"Hindarilah mara bahaya yang tak bisa kita hadapi."
Salam Muslimah Sejati^_^

Wassalamu'alaikum


By; Luthfi Salma Gozali

Komentar