Kematian tak memilih
Assalamu'alaikum Sahabat,
hitam putih dunia sering kita lewati, kekecewaan, kesenangan, kesedihan,
kemarahan, kekesalan bahkan kesabaranpun tak jarang hilang karena keserakahan. Kaya
ataupun miskin tak bisa di pisahkan, mereka sangat bersahabat. Sama-sama
mempunyai bakat, cita-cita, emosi, keinginan dan keserakahan. Apakah salah jika
orang miskin marah? Tidak!! Sekali lagi tidak. Karena manusia adalah tempatnya
salah dan lupa. Kelahiran vs kematian ? Dua-duanya disambut dengan tangisan,
dua-duanya menjadikan keluarga berkumpul, dua-duanya didoakan, hanya suasana
yang membedakan.
Ketika seseorang tertimpa musibah dan enggan untuk
menghadapinya, pelarian mereka adalah ambil saja nyawaku tuhan. Apakah saking
tak kuatnya mereka menghadapi kehidupan yang fana ini? Apakah dia berpikir
sudah cukup bekal untuk kehidupan yang kekal selanjutnya? Apakah mereka tidak
mengetahui rasanya sakaratul maut?
Sabda Rasulullah SAW: “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)
Sabda Rasulullah SAW: “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang
menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil
tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)
Kematian bukanlah masalah untuk seorang muslim yang
taat, karena Allah menjanjikan yang namanya nikmat Surga. Kematian itu baru
melahirkan masalah, manakala seseorang tatkala meninggal dunia tersebut dalam
keadaan tidak sebagai seorang yang beriman.
"Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan
(kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS,
Al-Munafiqun, 63:11)
Kematian itu tak memilih jabatan, kekayaan, tua, muda.
Siapa saja yang sudah tertulis takdir di lauhul mahfud jika Allah berkehendak
maka Kun fayakun! Jadilah. Dalam tuntunan Islam, seseorang harus mempersiapkan
datangnya peristiwa yang pasti akan terjadi itu, seperti gambaran hari kiamat
menurut alquran yang sering kita dengar. Persiapan itu berupa bekal, ialah
berupa keimanan yang selalu terpelihara dan amal shaleh yang dilakukan secara
ikhlas. Jika kedua hal itu sudah dipersiapkan sepenuhnya, maka dalam hidup ini
tidak perlu ada yang dikhawatirkan lagi.
Kapan dan di mana pun, kematian itu harus diterima
secara ikhlas, baik oleh yang bersangkutan maupun keluarga dan oleh semuanya.
Selain itu, sebagai seorang yang selalu menjaga keimanan dan ke-Islamannya,
maka hendaknya selalu berharap dan memohon kepada Allah, agar meninggal dengan
khusnul khotimah.
Kematian tak dapat dipungkiri, semua yang bernyawa
pasti akan merasakannya. Kendati mereka bersembunyi tapi sungguh didunia ini
tak ada persembunyian yang abadi. Dimanapun kau bersembunyi, ingatlah Allah
dengan Maha Mengetahui-Nya. Acap kali kita tak percaya dengan kematian orang
yang kita sayang, tapi ini sungguh nyata inilah kita milik Allah dan akan
kembali pada Allah.
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan
baru pada hari kiamatlah
disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari
neraka dan dimasukkan ke
dalam surga, maka sungguh ia beruntung. Kehidupan
dunia itu tidak lain hanyalah
kesenangan yang memperdayakan."(QS Ali'Imran: 185)
Jika kita mendengar kematian maka ucapkanlah kalimah
istirja "Innalillahiwaina ilaihi
rojiun". Hendaklah kita mengingat kematian agar kita lebih giat lagi
untuk beramal. Jadikan kematian itu sebagai gambaran, ketika kita melihat
mereka yang di mandikan dengan sekumpulan orang lalu kita bertanya pada hati apakah
kelak aku akan seperti itu?
Ambil hikmah dari semua kejadian yang kita alami saat
kemarin dan hari ini dan jadikan hari esok untuk lebih baik lagi, perbanyaklah
amal kita sekarang sebelum kematian menyapa, karena iya tak kenal waktu.
"Jangan
mengakhirnya pekerjaanmu esok hari, selagi saat ini bisa kita lakukan"
Salam Muslimah Sejati ^_^
Wassalamu'alaikum
By; Luthfi Salma Gozali
Baik mungkin
itu saja postingan kali ini tentang Kematiantak memilih. Jangan lupa
Share dan komentarnya apabila ada saran atau masukan. Semoga artikel ini
bermanfaat. Terima Kasih

Komentar
Posting Komentar